Gubu Fest 2018 : Wadahi Kreativitas Mahasiswa dalam Bidang Game Development


Diterbitkan 6 bulan 2 minggu yang lalu


Gubu Fest 2018 : Wadahi Kreativitas Mahasiswa dalam Bidang Game Development
Photo By : ENT - Maulana

EEPIS Online – Guna mewadahi mahasiswa untuk mengasah kreativitas dalam bidang game development, Program Studi D4 Teknologi Game Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyelanggarakan Gubu Fest 2018. Berlangsung pada Minggu (8/4), kegiatan ini mengangkat tema Once Upon a Time In The Game World. Dimana tema ini menceritakan apa yang terjadi pada dunia game dimasa yang akan datang dengan menjadikan acara ini sebagai buku sejarah dari cerita tersebut.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam acara ini mulai dari lomba pembuatan gameworkshop hingga seminar. Perlombaan sendiri telah dilakukan sejak jauh hari dan puncaknya adalah final yang diseleggarakan di PENS bersamaan dengan seminar dan workshop. Terdapat beberapa tahap dalam perlombaan tersebut dimana pada tahap pertama adalah seleksi proposal, dilanjutkan dengan seleksi video, dan yang terakhir adalah seleksi final yakni presentasi di hadapan para juri. Terdapat enam tim yang lolos pada babak final, dimana satu tim beranggotakan tiga peserta. Keenam tim tersebut berasal dari Perguruan Tinggi yang berbeda-beda diantaranya satu tim asal PENS, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Muslim Indonesia, Institut Pertanian Bogor, serta dua tim asal Universitas Brawijaya.

Workshop pada Gubu Fest 2018 memberikan empat tema berbeda yang dilaksanakan secara serentak. Diantaranya adalah Workshop Sound oleh Muhammad Haafidz yang juga merupakan music composer. Selanjutnya Workshop Artoleh Dimas Novan Delviano, 2D Artist Mojiken, Workshop Programming oleh Dio Al Sabah A.Z, Game ProgrammerMojiken, serta yang terakhir adalah Workshop Game Design oleh Artiarini Kusuma N selaku Game Technology Lecturer. Sedangkan pada Seminar Digital terdapat dua tema yakni I want to make a game, what should i do? oleh Brigitta Rena Estidianti selaku Project SHE Art Director dan yang kedua adalah I’ve finished my game, then what? oleh Adam Ardisasmita Chief Executive Office Arsanesia.

Bazar makanan dan minuman turut meramaikan Gubu Fest 2018. Tak hanya itu stand game dan expo dari komunitas game serta enam finalis lomba juga andil pada acara ini. Dalam stand game yang dibuat para peserta dapat memainkan game yang tersedia dalam stand tersebut secara gratis. Hal ini tentu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para mahasiswa. Acara berakhir dengan penutupan serta pengumuman pemenang pada lomba yang telah dilakukan. Pada kesempatan ini PENS yang diwakili oleh tim Re:Na berhasil meraih juara kedua. Tim yang beranggotakan Muhamad Fajar Mukti, Dwi Rizky Kurniawan, dan Mohammad Hasan M. B. ini berhasil menunjukkan kebolehannya melalui Retro Parody Game yang menceritakan tentang karakter game lama yang sudah tidak disukai sehingga mereka harus berjuang untuk membuktikan bahwa mereka yang terbaik.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan para mahasiswa dalam bidang game, dan mengubah pandangan masyarakat yang selama ini memandang sebelah mata game. Padahal game juga dapat bermanfaat untuk kita,”  tutur Dhani Yanuar Erdiansyah selaku ketua pelaksana. (ani)





Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    6 + 1 =