Audit Beasiswa Bidik Misi dan PPA BBM Bersama Dikti


Diterbitkan 6 tahun 10 bulan yang lalu


EEPIS-Online (02/12) Pendidikan dan Ekonomi merupakan sektor utama yang mendorong perkembangan kemajuan suatu bangsa. Memberikan kesempatan bantuan biaya pendidikan bagi generasi muda Indonesia yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dibangku perkuliahan adalah usaha yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini.
Audit_BidikMisi.JPG
Pemerintah Indonesia melalui Departemen Pendidikan nasional memiliki beberapa program untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia yang kurang mampu dari sisi ekonomi, yaitu melalui beasiswa Bidik Misi dan PPA BBM. Beasiswa ini diberikan kepada sebanyak 20.000 orang mahasiswa diseluruh PTN di Indonesia setiap tahunya. Program ini dimulai sejak tahun 2010. PENS sebagai salah satu PTN di Indonesia yang mendapatkan bantuan dana Bidik Misi ini. Bertempat di Teater PENS audit beasiswa Bidik Misi dan PPA BBM berlangsung . Acara tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa PPA BBM dan Bidik Misi PENS. Acara ini dihadiri oleh Prof.Hendriawan dari Dikti, dan didampingi oleh Asdir III PENS Bapak Miftahul Huda. Acara diawali dengan seminar dan sosialisasi Beasiswa, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para peserta. "Acara ini diadakan untuk monitoring dan evaluasi agar nantinya dapat menjadikan program bantuan Bidik Misi, BBM, maupun PPA lebih baik lagi kedepanya", ujar Prof Hendrawan. 

Tidak hanya itu Prof.Hendriawan juga menjelaskan ada 3 variabel yang masih rendah di Indonesia yaitu masalah Ekonomi, kesehatan dan salah satunya adalah Pendidikan, dengan dibuatnya program bantuan seperti ini semoga Indonesia dapat menjadi lebih baik lagi. 

Setelah sesi seminar berakhir, para peserta perwakilan 5 orang mahasiswa dari setiap program PPA BBM dan Bidik misi diberi kesempatan untuk melakukan wawancara dan tanya jawab langsung dengan pihak Dikti terkait informasi dan penyaluran Beasiswa Bidik Misi dan PPA BBM di PENS. (dev/arf/rar)



Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    0 + 9 =